Layanan fasilitasi impor China–Indonesia

Biaya yang Sering Terlupakan Saat Impor Barang dari China

Syirkah Mandiri Utama
Biaya yang Sering Terlupakan Saat Impor Barang dari China

Biaya yang Sering Terlupakan Saat Impor Barang dari China

Ketika merencanakan pembelian barang dari China, sebagian importir biasanya sudah menyiapkan anggaran untuk harga produk dan biaya pengiriman.

Namun, ada beberapa pengeluaran lain yang terkadang baru diketahui ketika transaksi sudah berjalan.

Biaya tambahan tersebut dapat memengaruhi total modal, terutama jika pembelian dilakukan dalam jumlah besar.

Karena itu, sebelum memutuskan order, penting untuk mengetahui komponen biaya yang mungkin muncul selama proses impor.

Biaya Pengiriman Lokal di China

Setelah membeli produk, supplier perlu mengirim barang ke alamat tujuan yang telah ditentukan.

Jika menggunakan gudang di China, biaya pengiriman dari lokasi supplier menuju gudang perlu diperhatikan.

Biayanya dapat berbeda berdasarkan jarak, berat, volume, serta layanan pengiriman.

Sebelum membayar, tanyakan apakah harga dari supplier sudah termasuk ongkir lokal.

Biaya Packing Tambahan

Tidak semua kemasan dari supplier cocok untuk perjalanan internasional.

Barang tertentu mungkin memerlukan perlindungan tambahan seperti bubble wrap, kardus penguat, atau peti kayu.

Layanan tambahan tersebut dapat menimbulkan biaya.

Selain itu, packing tambahan juga berpotensi mengubah berat dan volume paket.

Perbedaan Volume Perkiraan dan Aktual

Volume pengiriman sering menjadi salah satu faktor dalam perhitungan ongkir.

Misalnya, supplier memberikan ukuran produk tanpa memperhitungkan kardus luarnya.

Setelah packing selesai, dimensi paket ternyata lebih besar dibanding perkiraan awal.

Akibatnya, estimasi ongkir dapat berubah.

Karena itu, mintalah dimensi kemasan akhir, bukan hanya ukuran produk.

Biaya Pembayaran dan Perubahan Kurs

Pembayaran kepada supplier China juga dapat menimbulkan biaya layanan.

Jika transaksi dilakukan dalam RMB, perubahan kurs dapat memengaruhi jumlah rupiah yang perlu dibayarkan.

Importir sebaiknya memastikan kurs, biaya jasa, dan total pembayaran sebelum menyelesaikan transaksi.

Biaya Gudang dan Penyimpanan

Beberapa layanan gudang memiliki ketentuan mengenai batas waktu penyimpanan.

Jika barang disimpan terlalu lama atau membutuhkan penanganan khusus, biaya tambahan mungkin berlaku.

Pahami ketentuan gudang agar tidak muncul pengeluaran yang sebelumnya tidak direncanakan.

Bea Masuk dan Pajak Impor

Dalam impor resmi, barang dapat dikenakan bea masuk dan pajak sesuai klasifikasi barang, nilai pabean, serta ketentuan yang berlaku.

Biaya kepabeanan perlu diperhitungkan sesuai skema impor yang digunakan.

Jika memakai penyedia layanan logistik, pastikan rincian penawarannya menjelaskan komponen biaya yang sudah termasuk dan yang belum.

Biaya Setelah Barang Sampai Indonesia

Perjalanan barang belum tentu berakhir ketika tiba di gudang Indonesia.

Mungkin masih terdapat biaya pengiriman domestik, bongkar muat, atau pengantaran ke alamat akhir.

Jika biaya tersebut cukup besar, modal per produk juga akan meningkat.

Bagaimana Mengantisipasinya?

Sebelum order, mintalah rincian biaya berdasarkan informasi produk yang lengkap.

Siapkan anggaran cadangan yang wajar untuk perubahan biaya yang belum dapat dipastikan.

Simpan seluruh pengeluaran agar dapat membandingkan estimasi awal dengan realisasi.

Kesimpulan

Biaya impor bukan hanya harga produk dan ongkir internasional.

Pengiriman lokal China, packing, gudang, pembayaran, kepabeanan, dan pengiriman lanjutan juga dapat memengaruhi total modal.

Dengan mengetahui potensi biaya sejak awal, importir dapat membuat perencanaan yang lebih realistis dan mengurangi risiko salah menentukan harga jual.