Layanan fasilitasi impor China–Indonesia

Kesalahan Pemula Saat Belajar Impor dan Cara Menghindarinya

Syirkah Mandiri Utama
Kesalahan Pemula Saat Belajar Impor dan Cara Menghindarinya

Kesalahan Pemula Saat Belajar Impor dan Cara Menghindarinya

Banyak orang tertarik mencoba impor karena melihat perbedaan harga produk antara China dan Indonesia.

Namun, harga murah bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan.

Tanpa persiapan, calon importir dapat mengalami masalah mulai dari salah memilih produk hingga biaya pengiriman yang tidak sesuai perkiraan.

Terlalu Cepat Memilih Supplier

Supplier pertama yang ditemukan belum tentu merupakan pilihan terbaik.

Bandingkan beberapa toko sebelum mengambil keputusan.

Periksa ulasan, jumlah transaksi, rating, informasi produk, dan kemampuan seller menjawab pertanyaan.

Hanya Menghitung Harga Barang

Kesalahan berikutnya adalah menganggap harga barang sebagai modal utama.

Padahal terdapat biaya lain yang dapat muncul sepanjang perjalanan barang.

Perhitungan sebaiknya mencakup harga produk, pembayaran, pengiriman lokal China, pengiriman internasional, dan biaya tambahan yang relevan.

Tidak Meminta Informasi Packing

Ukuran dan berat barang dapat memengaruhi biaya pengiriman.

Karena itu, jangan hanya menanyakan berat produk satuan.

Tanyakan juga bagaimana barang dikemas dan berapa ukuran karton setelah packing.

Tidak Mengecek Varian

Produk China sering memiliki banyak pilihan.

Warna, ukuran, model, spesifikasi, dan konfigurasi bisa berbeda.

Kesalahan memilih varian dapat menyebabkan barang yang diterima tidak sesuai kebutuhan.

Tidak Memastikan Waktu Pengiriman

Supplier mungkin memiliki stok, tetapi belum tentu dapat mengirim pada hari yang sama.

Tanyakan kapan barang dapat diproses dan dikirim.

Untuk produk yang harus diproduksi, tanyakan pula estimasi waktu produksinya.

Mengabaikan Aturan Pengiriman

Beberapa jenis barang memiliki persyaratan khusus.

Jangan menyamakan proses pengiriman barang umum dengan produk yang mengandung baterai, cairan, makanan, atau barang lainnya yang memiliki pembatasan.

Informasikan kondisi barang dengan benar kepada penyedia pengiriman.

Langsung Membeli Banyak

Order besar dapat membuat risiko menjadi lebih besar.

Jika supplier belum pernah diuji, pertimbangkan melakukan pembelian dalam jumlah kecil terlebih dahulu.

Cara tersebut dapat membantu mengetahui kualitas barang dan pelayanan seller.

Tidak Menyimpan Bukti

Simpan invoice, bukti pembayaran, percakapan, foto barang, informasi resi, dan dokumen pengiriman.

Dokumentasi dapat membantu jika terdapat perbedaan jumlah, barang tidak sesuai, atau masalah lain.

Kesimpulan

Kesalahan dalam proses impor sering kali terjadi bukan karena prosesnya mustahil dilakukan, tetapi karena informasi penting tidak diperiksa sejak awal.

Dengan membandingkan supplier, menghitung seluruh biaya, memeriksa packing, memastikan varian, memahami aturan pengiriman, dan memulai dari order yang terkendali, risiko dapat dikurangi.

Belajar dari kesalahan kecil jauh lebih baik daripada baru mengetahui masalah setelah melakukan pembelian besar.